You Are Here: Home » Cisco » CCNA » Sertifikasi Cisco CCNA

Sertifikasi Cisco CCNA

Setelah membaca tulisan Pak Romi Satria Wahono mengenai Seri Mahir Sertifikasi : CCNA saya jadi ingin menulis juga mengenai hal tersebut. Selain untuk mengupdate mengenai Track Exam yang diujikan, sedikit berbagi juga mengenai tips n trik pengalaman ujian CCNA.  Cisco Certified Network Associate (CCNA) adalah salah satu pintu gerbang dalam seri sertifikasi networking yang dikeluarkan oleh Cisco Systems. Level sertifikasi di Cisco berjenjang mulai dari Entry Level, Associate, Professional, dan Expert. Setelah CCNA, terdapat CCNP (Cisco Certified Network Professional) dan CCIP (Cisco Certified Internetwork Professional), serta yang paling puncak adalah CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert). Seorang bersertifikat CCNA memiliki ilmu pengetahuan dan kemampuan dasar untuk instalasi, konfigurasi, mengoperasikan dan memecahkan permasalahan (troubleshooting) pada LAN, WAN dan , termasuk didalamnya penggunaan protokol seperti: IP, EIGRP, OSPF, Serial, Frame Relay, IP RIP, VLAN, RIP, Ethernet, Access Lists.

Setelah kurikulumnya di update , untuk mendapatkan sertifikasi CCNA bisa dilakukan dengan dua cara:

  1. Lulus ujian 640-822 ICND1 (Interconnecting Cisco Networking Devices Part 1) dan 640-816 ICND2 (Interconnecting Cisco Networking Devices Part 2) , atau
  2. Lulus ujian composite 640-802 CCNA

tinggal dipilih mana cara ujian yang paling mudah dan bersahabat. Pilihan 1 mengharuskan untuk ujian 2 kali namun lingkup materinya lebih terbatas dibandingkan pilihan ke 2, tapi pilihan 1 tidak bersahabat untuk kantong karena harus membayar ujian 2 kali :) .

Umur sertifikasi CCNA adalah tiga tahun, dan kita untuk memperpanjangnya kita bisa dengan mengikuti ujian CCNA 640-802 atau ICND2 640-816. Cara lainnya untuk memperpanjang sertifikasi CCNA yang dimiliki dengan cara lulus salah satu ujian CCNA spesialiasi (wireless, voice, security) atau lulus ujian modul 642 – XXX professional level.  Ujian sertifikasi CCNA 640-802 dengan waktu ujian 120 menit untuk menyelesaikan +/-5o soal ujian. Ujian tersedia dalam bahasa Inggris dan Jepang. Kita bisa mengambil ujian CCNA 640-802, di tempat uji sertifikasi di seluruh Indonesia yang memperoleh pengakuan dari Pearson VUE atau Prometric. Salah satu Authorize Test Center Pearson VUE di Jakarta adalah Cisco Academy UI, tempatnya ujiannya di Kampus UI Salemba. Bentuk soal ujian dapat berupa:

  • Multiple-choice single answer
  • Multiple-choice multiple answer
  • Drag-and-drop
  • Fill-in-the-blank
  • Testlet
  • Simlet
  • Simulations (Lab)

kalau mau coba-coba format ujian cisco bisa kunjungi link ini : Cisco Certification Exam Tutorial

Ketika memperoleh sertifikasi CCNA, saya hanya mengikuti 1 ujian yakni 642-802CCNA. Pengalaman saya pribadi mengikuti ujian CCNA, terangkum dalam poin berikut ini :

  • Waktu ujian 120 menit, namun karena bahasa native Indonesia bukanlah bahasa Inggris jadi ditambahin waktunya 30 menit. Jadi total waktunya 150 menit
  • Biaya ujian CCNA (604-802CCNA) $250, namun karena saya sebagai instruktur Cisco Networking Academy jadi biaya ujiannya  gratis karena dapat voucher 100% . Kalau kamu terdaftar sebagai salah satu siswa Cisco Network Academy dapat voucher juga koq sekitar 70%, jadi biaya ujiannya +/- tinggal 500rb.
  • Soal ujian sekitar 50 soal, dengan soal lab +/- 3 soal dan sisanya soal teori. Meskipun soal lab hanya 3 namun bobot nilainya gede lhoh, sekitar 60-70% .
  • Pengalaman 2 kali ujian CCNA, soal simulation lab yang populer keluar adalah mengenai EIGRP, ACL, dan NAT. Kalau soal simletnya mengenai VTP . Kenapa EIGRP n VTP sering keluar ya ? mungkin karena itu protokol hanya cisco yang support :)
  • Nilai minimal lulus sertifikasi CCNA adalah 825 dari maksimum nilai 1000.
  • Saya tidak menggunakan buku khusus untuk belajar mengenai materi CCNA, tapi belajar dari kurikulum E-Learning CCNA Cisco Networking Academy, untuk bisa mengakses kurikulum tersebut kita harus terdaftar sebagai siswa Cisco Networking Academy .
  • Selain Hands on Lab , tools yang bisa digunakan untuk praktek latihan konfigurasi adalah Packet Tracer dan GNS3 .
  • Pada soal lab simulasi usahakan jangan terlalu menghabiskan banyak waktu, kalau bisa sih dibawah 15 menit. Untuk soal teorinya usahakan masing-masing soal dibawah 3 menit. Kita tidak diberikan kesempatan untuk go back ke soal sebelumnya jika kita lupa atau tidak menjawab, jadi pastikan setiap soal terjawab ya sebelum melangkah ke soal selanjutnya.
  • Pada saat ujian kita diberikan kertas yg bisa dihapus sebagai alat bantu. Saat ujian waktu itu saya manfaatkan kertas itu untuk menuliskan dan menghitung mengenai IP subnetting.
  • Usahakan datang ke lokasi ujian minimal 30 menit sebelum jadwal.

Untuk dapat ujian CCNA kita tidak perlu mengikuti pelatihan apapun jika sudah merasa siap dan mampu. Jika masih butuh tambahan pengetahuan ada tiga jenis pelatihan yang bisa kita pilih dan ikuti untuk mempersiapkan diri dalam ujian mendapatkan sertifikasi CCNA.

  1. Mengikuti pelatihan persiapan ujian CCNA 640-802 dari lembaga-lembaga pelatihan yang mengadakan
  2. Mengikuti pelatihan persiapan ujian ICND1 640-822 dan ICND2 640-816
  3. Mengikuti pelatihan CCNA (semester 1-4) sesuai dengan kurikulum Cisco Networking Academy Program (CNAP). Jalur ini sering disebut dengan jalur akademi, pemahaman lebih komprehensif dan ilmu yang didapat relatif lebih matang. Permasalahannya mungkin adalah waktu belajar relatif lebih lama. Hubungi Local Academy (LA) Cisco di wilayah anda untuk mengikuti program pelatihan CNAP. Salah satu Cisco Academy di Jakarta adalah Cisco Networking Academy UI yang kelasnya ada di Depok dan Salemba.

Demikian informasi mengenai sertifikasi CCNA ini disampaikan, semoga terus lahir Cisco CCNA Indonesia yang siap bertarung di dunia network engineer :)

NB: Sebelum minta tutorial mohon di cek terlebih dahulu komentar-komentar pada artikel ini, tautan tutorialnya sudah saya share

Comments (284)

Leave a Comment

Centang dulu dong :D
Scroll to top