Envisioning 2020 : Baby Magic Table vs Real Steel

Tulisan ini dibuat atas kekaguman dan apresiasi saya terhadap Film Real Steel yang dibintangani oleh Hugh Jackman, sampe-sampe saya menonton film ini 2 kali lhoh, kalo ada kesempatan ketiga untuk nonton film ini lagi boleh juga :D .

Film Real Steel mengisahkan pada tahun 2020 tercipta robot petarung yang super canggih seperti Ambuz, Noizy Boy, Twin Cities dan robot super kuat bernama Zeus. Robot tersebut menggantikan peran manusia, misal untuk bertarung di ring tinju. Tidak hanya menggantikan peran manusia dalam bertarung, robot-robot tersebut mempunyai fitur untuk dikendalikan dengan remote control, voice recognition dan yang lebih hebat lagi ada robot yang dapat bergerak dengan merekam dan meniru gerakan manusia yang ada di depannya.  Sungguh imajinasi yang luar biasa atas perkembangan teknologi dalam 10 tahun ke depan.

Film ini mengingatkan pada imaginasiku dan kawan-kawan Si Mantri Teknik Komputer Universitas Indonesia ( Burhan, Alfa, Bayu) pada lomba Imagine Cup 2010 kategori Envisioning 2020. Pada kategori ini kami diharuskan untuk berkhayal dan berimajinasi kira-kira teknologi apa yang dapat bermanfaat dan didayagunakan bagi umat manusia. Tak hanya sekedar mengkhayal, kami juga diharuskan membuat rancangan teknologi pendukungnya beserta roadmap perkembangan teknologi itu dari tahun ke tahun hingga tahun 2020, jadi apa yang kami imaginasikan itu tidak hanya khayalan biasa tanpa ada kemungkinan untuk tercipta.

Saat itu berangkat dari keprihatinan kami atas data WHO bahwa hampir 10 juta anak di bawah usia lima tahun meninggal setiap tahun atau lebih dari 1.000 setiap jam. Ironisnya, selama beberapa waktu ini terdapat banyak kasus yang menyebabkan kematian anak karena kurangnya dan keterlambatan memperhatikan kondisi kesehatan anak.  Oleh karena itu kami berimajinasi pada tahun 2020 tercipta suatu alat yang bernama “Baby Magic Table” , suatu meja ajaib yang diharapkan dapat mendeteksi secara dini kondisi pada bayi agar jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat dilakukan tindakan secara lebih cepat.

 

Agar alat ini tercipta, teknologi pendukungnya seperti retractable sensor, x-ray scanner, breath sensor, pressure sensor, neural network, temperature recognition dan lainnya harus terus dikembangkan dan dapat diintegrasikan satu sama lain, dan saya yakin hal itu dapat terwujud seperti keyakinan Shawn Lavy bahwa dapat terwujud robot super canggih pada tahun 2020 yang ia tuangkan dalam film Real Steel.

Referensi :

- Real Steel Movie

- Pikiran Rakyat : Tim Chandradimuka dan Si Mantri Masih Bertahan di Kompetisi TIK

- IEEE SBUI : Baby Magic Table Imagine Cup 2010 Poland

- Anakui.com : Dukung Kontingen UI di Imagine Cup 2009

- Anakui.com : Tim Simantri ke Final Imagine Cup 2010 Poland

- Imaginecup.com : Si Mantri Team Profile

 

One Response to Envisioning 2020 : Baby Magic Table vs Real Steel

  1. Pingback: Ketika Ide Kreatif Berjumpa dengan Keahlian | Ardisragen[dot]net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Centang dulu dong :D

Testimonial

ini dia cah sragen yang merantau k luar negeri,,, semoga cepet kembali... negeri ini msh membutuhkanmu kawan hihihi
alfian yuda

Info

Copyright © 2014 Ardisragen.net

Powered by WordPress and Apply Media